Beda negara beda seleranya. Termasuk dalam selera dan kebiasaan makan. Di Amerika, donat menjadi pilihan makanan favorit untuk sarapan. Sedangkan di negara lain, Eropa juga Asia, biasanya donat lebih dipilih sebagai makanan selingan atau jika porsinya besar, bisa dikonsumsi sebagai brunch, juga sebagai makan siang ringan bagi mereka yang tak memilih makan besar di siang hari.

Belum ada penelitian resmi mengenai kebiasaan makan donat di setiap negara ini. Fakta yang disebutkan di atas tadi didapatkan dari kebiasaan konsumsi donat di gerai donat asal Amerika Serikat yang berdiri sejak 1937, Krispy Kreme Doughnut.

Carlo L Fajardo, International Marketing Director Krispy Kreme Doughnuts, berbagi pengalamannya memantau kebiasaan makan donat di berbagai negara. Maklum, pekerjaan Carlo mengharuskannya berpindah dari satu negara ke negara lain untuk membantu memonitor lebih dari 650 gerai donatnya di seluruh dunia (112 di antaranya berada di Asia). Alhasil Carlo mengetahui betul bagaimana kebiasaan konsumen di setiap negara dalam mengonsumsi donat.

"Saya tidak mengunjungi semua gerai itu, tapi saya sering traveling ke beberapa negara di Asia dan Eropa. Di Amerika, donat biasanya dimakan untuk sarapan. Terkadang, saat membeli donat di pagi hari, para karyawan memesan untuk dibungkus dan membawanya ke kantor untuk dibagi dan dimakan bersama rekan kerja," jelas Carlo kepada Kompas Female, di sela jumpa pers pembukaan gerai ke-10 Krispy Kreme Doughnut Cafe, di mal Central Park, Jakarta Barat. Jumat (21/10/2011) lalu.

Sedangkan di Eropa dan Asia, donat lebih dipilih sebagai camilan atau hidangan pendamping teh atau kopi, bahkan makanan ringan setelah makan malam. Tak hanya kebiasaan waktu makan donat yang berbeda, tetapi juga gaya hidup.

Menurut Carlo, di beberapa negara, donat dijadikan sebagai pilihan hantaran atau hadiah, dibandingkan kue misalnya. Di Jepang, Filipina, Inggris, donat menjadi hadiah favorit untuk momen istimewa seperti Natal, Valentine, Hari Ibu, bahkan perayaan Halloween.

"Donat menjadi pilihan, di samping bunga atau coklat sebagai hadiah di hari khusus," tambahnya.

Di Indonesia, donat perlu bersaing dengan berbagai pilihan hidangan tradisional dan kue-kue khas yang biasa dijadikan hantaran di momen istimewa. Dengan membawakan kue tradisional kepada kenalan atau relasi, hidangan Indonesia tetap terjaga kelestariannya. Meski begitu, sesekali tak ada salahnya mengadopsi kebiasaan negara lain. Siapa tahu, kerabat, relasi, sahabat atau keluarga Anda termasuk penggemar donat.

Versi cetak