Petugas Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (24/10/2011), membayarkan kompensasi keterlambatan berupa biaya transportasi ke tempat tujuan bagi para penumpang dari Medan tujuan Jakarta. Penumpang sempat marah dan memecahkan kaca di counter Lion Air Bandara Polonia Minggu malam sebelum akhirnya mereka diterbangkan ke Jakarta dengan janji kompensasi tersebut. Besarnya kompensasi tergantung jarak. Ke Bogor, misalnya, mendapat kompensasi Rp 500.000 dan ke Pasar Minggu Rp 200.000.
1


TERKAIT:


* Pesawat Lion Air Berhasil Disingkirkan
* Kloter Haji dari Balikpapan Bisa Berangkat
* Penumpang Lion Makin Marah
* Lion Air Mulai Ditarik
* Terlambat, Penumpang Lion Air Ngamuk


JAKARTA, KOMPAS.com- Penumpang pesawat Lion Air JT 0309 dari Bandara Polonia, Medan, ke Jakarta, Senin (24/10/2011) dini hari tadi, mengklaim biaya transportasi mereka di loket pelaporan transit di Bandara Soekarno-Hatta. Mereka menuntut kompensasi pemulangan sampai ke tujuan sesuai dijanjikan staf Lion Air di Bandara Polonia.


Sedikitnya 206 penumpang JT 0309 mengamuk setelah pihak Lion Air menunda penerbangan yang dijadwalkan pukul 19.00 sampai pukul 22.00 akibat masalah teknis. Penumpang pun kemudian menuntut kompensasi sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomo 25/2008 atas keterlambatan penerbangan dibawah empat jam tersebut.


Pihak Lion Air kemudian membayar ganti rugi biaya transportasi penumpang di bandara tujuan sampai ke tempat tujuan mereka. Penumpang tujuan Cisarua, Bogor, Jawa Barat, diberi biaya transportasi Rp 500.000 per orang dan yang ke Pasar Minggu, Jakarta, diberi ongkos taksi Rp 200.000 per orang.


Seperti diberitakan, keterlambatan penerbangan Lion Air yang terjadi di sejumlah bandara kemarin merupakan dampak dari tergelincirnya pesawat Lion Air di ujung landasan Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur sejak Minggu pagi. Pesawat baru bisa ditarik ke apron pada Minggu menjelang tengah malam.


 

Versi cetak