Proses transisi kekuasaan di Libya akan dimulai hari ini. Dewan Transisi Nasional atau National Transitional Council (NTC) Libya berencana mengumumkan deklarasi kebebasan, Minggu (23/10/2011) hari ini, sebagai langkah awal dimulainya era baru.



Awalnya, NTC akan mengumumkan deklarasi kebebasan pada Sabtu kemarin. Namun, juru bicara NTC Abdel-Rahman Busin mengatakan bahwa persiapan masih dilakukan sehingga baru akan dilakukan hari ini. Perayaan kebebasan ini akan dipusatkan di Kota Benghazi yang selama ini menjadi pusat revolusi di Libya.


Deklarasi Kebebasan menjadi awal dimulainya pemilu yang demokratis di Libya pascatumbangnya pemerintahan Moammar Khadafy. Diktator yang berkuasa selama lebih dari empat dekade itu tewas mengenaskan di tangan rakyatnya sendiri di Kota Sirte, Kamis lalu. Khadafy ditembak mati setelah tertangkap para pendukung kebebasan.


NTC menyatakan akan membentuk pemerintahan sementara dalam sebulan ke depan. Pemilu untuk memilih dewan konstitusi akan dilakukan dalam delapan bulan ke depan dan baru akan digelar pemilu untuk memilih anggota parlemen dan presiden tahun depan.


Pejabat Perdana Menteri Libya Mahmpud Jibril telah menyatakan diri akan mundur begitu deklarasi kebebasan diumumkan. Namun, ia menekankan bahwa pemerintahan sementara yang akan dibentuk nantinya harus dibubarkan begitu terpilih presiden baru. Satu hal lagi, pemerintahan transisi harus bisa mengendalikan keamanan Libya dari pihak-pihak yang selama ini mendukung Khadafy antara lain dengan memastikan pelucutan senjata yang masih beredar di masyarakat.


 

Versi cetak